Isaac Newton
Salah satu ilmuwan terkemuka dunia, ahli matematika Inggris terbesar
untuk zamannya. Terkenal dengan karyanya pada optik dan teori gravitasi.
Padahal di masa kecilnya, ketika sekolah dasar, nilainya sangat buruk
sampai gurunya bingung, bagaimana cara memperbaikinya.
Albert Einstein
Dialah ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori
relativitasnya. Dianggap sebagai ilmuwan terpenting abad 20, penerima 2
hadiah Nobel untuk Fisika. Di masa kecilnya, ia adalah seorang anak yang
terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Ia juga suka lalai
dengan pelajaran. Bahkan orangtuanya mengira Einstein cacat mental.
Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia
berkonsultasi dengan dokter. Karena kemampuan berbicaranya yang lambat
membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar
ia keluar dari sekolah. Tentu saja ia memberontak kepada sekolah yang
mengusirnya dan menganggapnya sebagai anak yang sangat bodoh.
Bahkan nilainya di sekolah dasar sangat buruk sampai gurunya menyuruhnya
berhenti sekolah dan berkata kepada Einstein, “Kamu tak akan bisa
belajar apa saja.”
Pada masa kecil, Einstein adalah anak yang baik dan ia punya karakter
suka menolong, karakter ini membuatnya makin cerdas. Kemampuan
berbahasanya memang lebih rendah dibandingkan kemampuan numerika atau
matematika. Ia tidak pernah gagal dalam mata pelajaran matematika.
Sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus
diferensial dan integral yang dipelajarinya secara mandiri/ otodidak. Ia
juga memiliki kegemaran untuk memecahkan masalah rumit dalam aritmatika
terapan. Orang tuanya ikut mendukung minat Einstein dalam matematika.
Thomas Alfa Edison
Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah
satu penemu terbesar di dunia. Ia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan
secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk
terus maju. Ia memegang 1.093 hak paten atas namanya. Di masa kecil,
gurunya sering memarahinya dan mengatainya dengan, “Seorang murid yang
terlalu bodoh untuk pelajari apa saja.” Ia pun sering dipanggil idiot
oleh gurunya. Hingga akhirnya, ia dikeluarkan dari sekolah. Lalu ia
pulang ke rumah dengan membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya
kemudian membaca kertas tersebut: “Tommy, anak Ibu, sangat bodoh. Kami
minta Ibu mengeluarkannya dari sekolah.” Sang ibu terhenyak membaca
surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ”anak saya Tommy,
bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.”
Sang ibu, Nancy Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak
sekolah terhadap anaknya. Kemudian Nancy Elliot memutuskan untuk
berhenti sebagai guru dan berkonsentrasi mengajari sendiri anaknya baca
tulis dan hitung-menghitung dengan jalan homeschooling, karena tak ada
sekolah yang mau menerima anaknya.
Karier penemuan Edison diawali setelah membaca buku School of Natural
Philosophy karya RG Parker (isinya petunjuk praktis untuk melakukan
eksperimen di rumah) dan Dictionary Of Science. Ibunya lalu membuatkan
sebuah Laboratorium kecil buatnya.
Edison juga gagal dalam lebih 1,000 eksperimen dalam mencipta lampu neon
sebelum menjumpa formula sebenar cara menyalakan lampu neonnya. Ia
melakukan lebih dari 9.000 percobaan sebelum akhirnya menemukan bola
lampu pijar. Bahkan pada saat menemukan lampu pijar, ia mengalami
kegagalan sebanyak 9.998 kali. Baru pada percobaannya yang ke 9.999 dia
berhasil secara sukses menciptakan lampu pijar yang benar-benar menyala
terang. Ia sadar bahwa betapa pentingnya sumber cahaya ini bagi manusia.
Dia menghabiskan 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk
eksperimen lampu pijar.
Sungguh patut direnungkan ketika saat keberhasilan dicapainya. Pada saat
keberhasilan itu dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci
kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab, “SAYA SUKSES KARENA SAYA
TELAH KEHABISAN APA YANG DISEBUT KEGAGALAN”. Bahkan saat dia ditanya
apakah dia tidak bosan dengan kegagalannya, ia menjawab, “DENGAN
KEGAGALAN TERSEBUT, SAYA MALAH MENGETAHUI RIBUAN CARA AGAR LAMPU TIDAK
MENYALA”.
Dan hingga akhir hayatnya, Edison tercatat memegang rekor 1.093 temuan
paten atas namanya. Lalu bagaimana nasib si guru yang dulu mengatainya
bodoh lewat suratnya? Sang guru bukannya mendapat penghargaan, namanya
pun tidak pernah terdengar.
Walt Disney
Produser film, sutradara, penulis skenario, aktor suara dan animator,
pendiri perusahaan produksi Disney yang kini terkenal sebagai The Walt
Disney, memulai bisnis di garasi rumah. Perusahaan produksi kartun
pertamanya bangkrut. Dalam konferensi pers pertama, seorang wartawan
mengatainya tak punya ide bagus untuk produksi film.
Di masa kecil, setiap pagi Disney selalu bangun pukul setengah empat
untuk meilih-milih koran dan mengantarnya kepara pelanggan. Setelah
beranjak dewasa, Disney selalu mengalami kemalangan dalam hidup. Ia
mencoba masuk ketentaraan namun gagal. Ia juga mencoba melamar ke
perusahan- perusahan, namun tidak ada satu perusahaan pun yang mau
memperkerjakannya. Sampai pada suatu saat ia tidur di depan emperan
bengkel kecil dengan tidur beralaskan koran lusuh. Tidak ada harta yang
dia miliki pada waktu itu, dan satu-satunya keahlian yang dia miliki
hanya menggambar. Maka mulailah pada saat itu ia mencoba menggambar dan
gambar hasil karyanya waktu itu berbentuk hewan. Lalu ia mencoba
mengirimkan hasil karyanya ke studio di hollywood. Berbagai tempat
studio pun dia datangi, namun bersamaan itu pula penolakan ia alami.
Sampai pada studio kecil yang mau menerima hasil karyanya dan pada waktu
itu pun ia diminta membuat alur cerita kartun. Untuk jasanya ini Disney
dibayar US$1.500 padahal ia hanya berharap mendapat upah US$ 50
sebulan. Cerita kartun bergerak buatanya kemudian difilmkan dan sukses
besar menduduki peringkat pertama di Amerika selama 3 tahun
berturut-turut. Dan dengan keberhasilan ini ia pun mendirikan studio,
serta mededikasikan seutuhnya untuk kebahagiaan anak-anak sedunia dan
mendirikan The Disneyland.
Soichiro Honda
Pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda–Soichiro
Honda–diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur,
lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di
kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan
guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia
saya di sekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang
meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo,
akibat mengindap lever.Ia pernah ditolak ketika melamar di Toyota Motor
Corporation sebagai insinyur. Ia menganggur terus sampai tetangganya
mulai membeli skuter buatan rumahnya. Sesudah itu, ia mendirikan
perusahaan sendiri, Honda. Saat ini, Honda adalah salah satu produsen
otomotif terbesar di dunia, mengalahkan GM dan Chrysler.
Louis Braille
Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia
3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri
dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata
yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang
terjadi karena kerusakan mata yang lainnya.
Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang
membantu orang buta juga bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu
Abjad Braille?
Mark Zuckerberg
Dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari
keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari sebuah situs
penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan
nekat ia mengikuti jejak seniornya, Bill Gates, DO dari Harvard untuk
mengembangkan situs tersebut menjadi Facebook yang kita kenal sekarang.
Tahukah Anda? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin membeli
Facebook 10 juta US$ , artinya sekitar Rp. 9,500,000,000 (kurs Rp.
9,500), tawaran dari viacom 750 juta dolar (Rp. 7,125,000,000,000) dan
yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo satu miliar dolar (Rp.
9,500,000,000,000).
Anda pasti sudah akrab dengan situs jejaring sosial bernama Facebook
tempat di mana Anda berhubungan dengan kolega, atau tempat anda berusaha
mencari jodoh, atau sekedar untuk memajang foto anda dengan narsisnya.
Nah, Facebook adalah mesin pencetak uang bagi si Mark. Mark adalah
pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring
sosial tersebut. Mungkin anda pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi
warna biru mulu ya?” Itu karena si Mark ini ternyata buta warna hijau
dan merah, dan warna terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru.
Lalu kenapa dia pernah dibilang bodoh? Karena si Mark nekat mengikuti
jejak seniornya Bill Gates, yaitu di DO alias Drop-Out dari Harvard
University. Tapi di DO-nya dia bukan karena keasyikan dengan organisasi
kampus atau sibuk ‘boya’ cewek-cewek junior, tapi sibuk mengembangkan
situs jejaring sosial ini. Di saat teman-teman kampusnya masih sibuk
dengan pertanyaan, ”Saya diterima kerja apa tidak ya?”, Mark sudah
menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya sendiri
dan bukan karena warisan nenek moyang.
Pesan: Jangan sesekali kamu mengejek seseorang bodoh! Karena bisa jadi,
kelak ia akan jauh lebih sukses daripada kamu. Oke, pada saat kamu
mengejek orang itu bodoh, maka kamu ibarat seorang raja / ratu yang bisa
seenaknya merendahkan pengawalmu. Namun, pengawalmu juga punya hati
yang ingin berada pada kedudukanmu. Suatu keinginan yang besar itulah
yang bisa membawanya ke ujung gerbang sukses sebelum memasuki pintu
utama. Tapi di sisi lain, tanpa kamu sadari, kamu adalah sebuah kunci.
Ketika kata-kata bodoh terucap dari lidahmu, terkadang seseorang akan
tersinggung, marah, dan justru malah mendorongnya untuk meraih pintu
kesuksesan lebih giat lagi. Dan jika tiba saatnya ia berada dan berdiri
di pintu sukses, ia akan merebut kedudukanmu. Intinya, ia lebih sukses
daripada kamu.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Isaac Newton
Salah satu ilmuwan terkemuka dunia, ahli matematika Inggris terbesar
untuk zamannya. Terkenal dengan karyanya pada optik dan teori gravitasi.
Padahal di masa kecilnya, ketika sekolah dasar, nilainya sangat buruk
sampai gurunya bingung, bagaimana cara memperbaikinya.
Albert Einstein
Dialah ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori
relativitasnya. Dianggap sebagai ilmuwan terpenting abad 20, penerima 2
hadiah Nobel untuk Fisika. Di masa kecilnya, ia adalah seorang anak yang
terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Ia juga suka lalai
dengan pelajaran. Bahkan orangtuanya mengira Einstein cacat mental.
Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia
berkonsultasi dengan dokter. Karena kemampuan berbicaranya yang lambat
membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar
ia keluar dari sekolah. Tentu saja ia memberontak kepada sekolah yang
mengusirnya dan menganggapnya sebagai anak yang sangat bodoh.
Bahkan nilainya di sekolah dasar sangat buruk sampai gurunya menyuruhnya
berhenti sekolah dan berkata kepada Einstein, “Kamu tak akan bisa
belajar apa saja.”
Pada masa kecil, Einstein adalah anak yang baik dan ia punya karakter
suka menolong, karakter ini membuatnya makin cerdas. Kemampuan
berbahasanya memang lebih rendah dibandingkan kemampuan numerika atau
matematika. Ia tidak pernah gagal dalam mata pelajaran matematika.
Sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus
diferensial dan integral yang dipelajarinya secara mandiri/ otodidak. Ia
juga memiliki kegemaran untuk memecahkan masalah rumit dalam aritmatika
terapan. Orang tuanya ikut mendukung minat Einstein dalam matematika.
Thomas Alfa Edison
Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah
satu penemu terbesar di dunia. Ia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan
secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk
terus maju. Ia memegang 1.093 hak paten atas namanya. Di masa kecil,
gurunya sering memarahinya dan mengatainya dengan, “Seorang murid yang
terlalu bodoh untuk pelajari apa saja.” Ia pun sering dipanggil idiot
oleh gurunya. Hingga akhirnya, ia dikeluarkan dari sekolah. Lalu ia
pulang ke rumah dengan membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya
kemudian membaca kertas tersebut: “Tommy, anak Ibu, sangat bodoh. Kami
minta Ibu mengeluarkannya dari sekolah.” Sang ibu terhenyak membaca
surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ”anak saya Tommy,
bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.”
Sang ibu, Nancy Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak
sekolah terhadap anaknya. Kemudian Nancy Elliot memutuskan untuk
berhenti sebagai guru dan berkonsentrasi mengajari sendiri anaknya baca
tulis dan hitung-menghitung dengan jalan homeschooling, karena tak ada
sekolah yang mau menerima anaknya.
Karier penemuan Edison diawali setelah membaca buku School of Natural
Philosophy karya RG Parker (isinya petunjuk praktis untuk melakukan
eksperimen di rumah) dan Dictionary Of Science. Ibunya lalu membuatkan
sebuah Laboratorium kecil buatnya.
Edison juga gagal dalam lebih 1,000 eksperimen dalam mencipta lampu neon
sebelum menjumpa formula sebenar cara menyalakan lampu neonnya. Ia
melakukan lebih dari 9.000 percobaan sebelum akhirnya menemukan bola
lampu pijar. Bahkan pada saat menemukan lampu pijar, ia mengalami
kegagalan sebanyak 9.998 kali. Baru pada percobaannya yang ke 9.999 dia
berhasil secara sukses menciptakan lampu pijar yang benar-benar menyala
terang. Ia sadar bahwa betapa pentingnya sumber cahaya ini bagi manusia.
Dia menghabiskan 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk
eksperimen lampu pijar.
Sungguh patut direnungkan ketika saat keberhasilan dicapainya. Pada saat
keberhasilan itu dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci
kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab, “SAYA SUKSES KARENA SAYA
TELAH KEHABISAN APA YANG DISEBUT KEGAGALAN”. Bahkan saat dia ditanya
apakah dia tidak bosan dengan kegagalannya, ia menjawab, “DENGAN
KEGAGALAN TERSEBUT, SAYA MALAH MENGETAHUI RIBUAN CARA AGAR LAMPU TIDAK
MENYALA”.
Dan hingga akhir hayatnya, Edison tercatat memegang rekor 1.093 temuan
paten atas namanya. Lalu bagaimana nasib si guru yang dulu mengatainya
bodoh lewat suratnya? Sang guru bukannya mendapat penghargaan, namanya
pun tidak pernah terdengar.
Walt Disney
Produser film, sutradara, penulis skenario, aktor suara dan animator,
pendiri perusahaan produksi Disney yang kini terkenal sebagai The Walt
Disney, memulai bisnis di garasi rumah. Perusahaan produksi kartun
pertamanya bangkrut. Dalam konferensi pers pertama, seorang wartawan
mengatainya tak punya ide bagus untuk produksi film.
Di masa kecil, setiap pagi Disney selalu bangun pukul setengah empat
untuk meilih-milih koran dan mengantarnya kepara pelanggan. Setelah
beranjak dewasa, Disney selalu mengalami kemalangan dalam hidup. Ia
mencoba masuk ketentaraan namun gagal. Ia juga mencoba melamar ke
perusahan- perusahan, namun tidak ada satu perusahaan pun yang mau
memperkerjakannya. Sampai pada suatu saat ia tidur di depan emperan
bengkel kecil dengan tidur beralaskan koran lusuh. Tidak ada harta yang
dia miliki pada waktu itu, dan satu-satunya keahlian yang dia miliki
hanya menggambar. Maka mulailah pada saat itu ia mencoba menggambar dan
gambar hasil karyanya waktu itu berbentuk hewan. Lalu ia mencoba
mengirimkan hasil karyanya ke studio di hollywood. Berbagai tempat
studio pun dia datangi, namun bersamaan itu pula penolakan ia alami.
Sampai pada studio kecil yang mau menerima hasil karyanya dan pada waktu
itu pun ia diminta membuat alur cerita kartun. Untuk jasanya ini Disney
dibayar US$1.500 padahal ia hanya berharap mendapat upah US$ 50
sebulan. Cerita kartun bergerak buatanya kemudian difilmkan dan sukses
besar menduduki peringkat pertama di Amerika selama 3 tahun
berturut-turut. Dan dengan keberhasilan ini ia pun mendirikan studio,
serta mededikasikan seutuhnya untuk kebahagiaan anak-anak sedunia dan
mendirikan The Disneyland.
Soichiro Honda
Pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda–Soichiro
Honda–diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur,
lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di
kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan
guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia
saya di sekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang
meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo,
akibat mengindap lever.Ia pernah ditolak ketika melamar di Toyota Motor
Corporation sebagai insinyur. Ia menganggur terus sampai tetangganya
mulai membeli skuter buatan rumahnya. Sesudah itu, ia mendirikan
perusahaan sendiri, Honda. Saat ini, Honda adalah salah satu produsen
otomotif terbesar di dunia, mengalahkan GM dan Chrysler.
Louis Braille
Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia
3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri
dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata
yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang
terjadi karena kerusakan mata yang lainnya.
Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang
membantu orang buta juga bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu
Abjad Braille?
Mark Zuckerberg
Dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari
keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari sebuah situs
penghubung mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan
nekat ia mengikuti jejak seniornya, Bill Gates, DO dari Harvard untuk
mengembangkan situs tersebut menjadi Facebook yang kita kenal sekarang.
Tahukah Anda? Mark pernah menolak tawaran Friendster yang ingin membeli
Facebook 10 juta US$ , artinya sekitar Rp. 9,500,000,000 (kurs Rp.
9,500), tawaran dari viacom 750 juta dolar (Rp. 7,125,000,000,000) dan
yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo satu miliar dolar (Rp.
9,500,000,000,000).
Anda pasti sudah akrab dengan situs jejaring sosial bernama Facebook
tempat di mana Anda berhubungan dengan kolega, atau tempat anda berusaha
mencari jodoh, atau sekedar untuk memajang foto anda dengan narsisnya.
Nah, Facebook adalah mesin pencetak uang bagi si Mark. Mark adalah
pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring
sosial tersebut. Mungkin anda pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi
warna biru mulu ya?” Itu karena si Mark ini ternyata buta warna hijau
dan merah, dan warna terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru.
Lalu kenapa dia pernah dibilang bodoh? Karena si Mark nekat mengikuti
jejak seniornya Bill Gates, yaitu di DO alias Drop-Out dari Harvard
University. Tapi di DO-nya dia bukan karena keasyikan dengan organisasi
kampus atau sibuk ‘boya’ cewek-cewek junior, tapi sibuk mengembangkan
situs jejaring sosial ini. Di saat teman-teman kampusnya masih sibuk
dengan pertanyaan, ”Saya diterima kerja apa tidak ya?”, Mark sudah
menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya sendiri
dan bukan karena warisan nenek moyang.
Pesan: Jangan sesekali kamu mengejek seseorang bodoh! Karena bisa jadi,
kelak ia akan jauh lebih sukses daripada kamu. Oke, pada saat kamu
mengejek orang itu bodoh, maka kamu ibarat seorang raja / ratu yang bisa
seenaknya merendahkan pengawalmu. Namun, pengawalmu juga punya hati
yang ingin berada pada kedudukanmu. Suatu keinginan yang besar itulah
yang bisa membawanya ke ujung gerbang sukses sebelum memasuki pintu
utama. Tapi di sisi lain, tanpa kamu sadari, kamu adalah sebuah kunci.
Ketika kata-kata bodoh terucap dari lidahmu, terkadang seseorang akan
tersinggung, marah, dan justru malah mendorongnya untuk meraih pintu
kesuksesan lebih giat lagi. Dan jika tiba saatnya ia berada dan berdiri
di pintu sukses, ia akan merebut kedudukanmu. Intinya, ia lebih sukses
daripada kamu.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
bagus
BalasHapusbagus
BalasHapusNice
BalasHapusinformasi yg bermanfaat , terus berkaryalah , anak muda ~
BalasHapusHahaha.. I proud to your blog vroh :v
BalasHapusSep
BalasHapusLumayan
BalasHapus(Y) lanjutkan..
BalasHapusGood
BalasHapusPostingannya menarik.:)
BalasHapusIsacc newtonny menginspirasi
BalasHapusIsacc newtonny menginspirasi
BalasHapus